Kamis, 01 Oktober 2020 | 19:05:53

PEMKAB BATANG HARI PERINGATI HANI
Diposting Oleh DISKOMINFO Kab. Batang Hari | Berita Pemerintahan | Senin, 29 Juni 2015 - 09:01:35 WIB



Muara Bulian, Humas.
     Pemkab Batang Hari menggelar  Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) dengan melakukan upacara  berlangsung Kamis (26/6)  di Halaman Kantor Bupati,  dihadiri Unsur Forkompinda Batang Hari, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, para Kepala SKPD, serta undangan lainnya, bertindak selaku Inspektur Upacara Peltu Sekda Muhammad Fadhil Arief, SE.
            Muhammad Fadhil Arief pada kesempatan tersebut membacakan sambutan  kepala BNN Pusat  Anang Iskandar yang intinya mengatakan, Peringatan HANI yang bertema  “ HIDUP SEHAT TANPA NARKOBA “ merupakan  bentuk keprihatinan guna menyadarkan umat manusia di dunia sekaligus komitmen dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika sebagai kejahatan kemanusiaan yang harus segera dihentikan.
            Menurut Anang Iskandar PBB tahun 2014 melaporkan didunia ini terdapat 162 sampai 324 juta  orang usia produktif  (antara 15-64 tahun) mengkonsumsi Narkotik dan kurang dari 183 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyalahgunaan Narkotika, sebagai informasi saat ini terdapat 354 macam jenis  zat psikoaktif.
          Narkoba di Indonesia saat ini mencapai  fase darurat dan ini menjadi ancaman  faktual karena telah mencapai 4 juta jiwa yang mengalami permasalahan narkoba dari berbagai usia dan kalangan, mulai dari kalangan  masyarakat berpendidikan rendah sampai profesor, sehingga  bila tidak diberantas maka Narkotika dapat menjadi senjata  pemusnah masal  bagi Indonesia kedepan.
          Untuk Itu Anang Iskandar  mengharapkan dalam penanganan  penyalahgunaan  dan pecandu narkotika melalui  upaya pemulihan atau rehabitasi, dan kita baru mampu memberi layanan terhadap  ketergantungan  narkotika sebanyak 18.000 dari 4 juta warga yang terjangkit, sehingga membutuhkan bantuan semua pihak untuk menyediakan layanan rehabilitasi tersebut. Disamping itu  perlu dukungan keluarga dan kesadaran  bagi penyalahgunaan narkotika.Kemudian penanganan terhadap penjahat Narkotika dengan memberi hukuman yang berat termasuk hukuman mati sesuai ketentuan UU, termasuk penyitaan aset yang terkait dengan tindak  kejahatan narkotika.
            Untuk Pencegahan penyalahgunaan Narkotika  merupakan langkah penting karena menyangkut keselamatan  seluruh warga negara dari pengaruh/dampak narkotika.  Oleh karena itu faktor dan aktor pencegahan dan penyalahgunaan  narkotika adalah keluarga harmonis, penuh kedamaian, ketentraman dan kasih sayang serta  menanamkan tata nilai bahwa narkotika membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi secara ilegal, hal ini benteng terkokoh dalam mencegah terjadinya tindaknya  destruktif. (Dio)